Iblis Dan Adam

Salam sejahtera kepada seluruh saudara di jagad raya. Kami akan mencoba menguak sebuah kejadian penting yang merupakan sejarah islam yang telah tertulis di dalam Al-Quran yaitu peristiwa di mana Allah memerintahkan malaikat dan iblis untuk sujud kepada Adam. Kami akan memulai dari bahan baku pembentuk manusia, malaikat, dan iblis. Manusia diciptakan Allah dari tanah liat dan juga seluruh elemen yang ada, tanah, air, angin, cahaya, dan juga api. Malaikat dari cahaya, sedangkan iblis berasal dari api. Jika kita tinjau dari bahan baku manusia sudah jelas manusia pada dasarnya memiliki sifat iblis dan sifat malaikat, tentunya saat kembali kepada sang Khalik bukan sifat malaikat atau iblis yang akan diterima tapi wujud manusia yang sempurna lah yang akan diterima. Perlu diketahui, jauh sebelum Allah menciptakan jagad raya dan seisinya, Allah telah mengambil sebagian CahayaNya dan Diciptakanlah ciptaanNya yang paling Ia Cintai dan selalu Ia puji, Ialah Nur Muhammad, jadi sebelum malaikat, iblis, dan Adam tercipta Allah telah menciptakan Nur Muhammad jauh sebelum mereka. Firman Allah “Kami mencipta kamu, kemudian Kami membentuk kamu, kemudian Kami berkata kepada para malaikat, ‘Sujudlah kamu kepada Adam’; maka mereka sujud, kecuali Iblis; ia bukanlah daripada orang-orang yang sujud“. Mengapa malaikat dan iblis mendapat perintah untuk sujud kepada Adam, inilah yang perlu ditinjau dan perlu dikaji. Ingat, sebelum Allah menciptakan Adam, Allah telah menciptakan Nur Muhammad jauh sebelumnya, jagad raya dan seisinya ini diciptakan karena Nur Muhammad, Nabi Adam adalah calon Khalifah pertama yang akan turun ke bumi. Nur Muhammad dapat diibaratkan sebagai cahaya yang dapat menempati tempat yang tepat, ketika wadah telah diisi Nur itu maka perkataan dan perbuatannya selalu dalam bimbinganNya, Adam adalah manusia pertama yang teraliri nur Muhammad. Mengapa malaikat sujud sedangkan iblis tidak, iblis yang tercipta dari api, ia disusun dari semua nafsu yang ada dan sifat nafsu adalah sulit untuk dikendalikan dan selalu melampaui batas dan Nafsu akan selalu merasa panas ketika ia diajak untuk makmum kepada Muhammad, inilah yang tercermin dalam diri kita masing-masing. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna, manusia dilengkapi dengan semua elemen yang ada, dan hanya manusia yang dapat menerima atau menjadi wadah Nur Muhammad.

Tentang danyalmim

saya berjuang untuk menjadi manusia
Pos ini dipublikasikan di Adam dan Iblis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s