Apa yang Terjadi Pada Makanan

Salam sejahtera dan hangat untuk seluruh saudara di tanah air tercinta. Pada hari yang penuh dengan peperangan yang menakjubkan ini kami akan berbagi sedikit kisah pengalaman yang mungkin sedikit aneh namun ini benar-benar terjadi. Berikut kisahnya.

Seperti hari-hari biasanya di kota tempat kami berada aktifitas berjalan normal, teman-teman kami menjalankan aktifitas mereka masing-masing dan ketika jam kerja usai kami menyempatkan diri untuk berkumpul di sebuah warung kopi tempat byasa kami berkumpul untuk bermusyawarah. Setelah kami semua duduk di sebuah bangku, salah satu teman kami sebut saja namanya “si Abdi” memesan makanan kepada penjaga warung, “Cak, segoe siji” yang artinya bang saya pesan nasi satu, tak lama waktu berselang nasi pesanan abdi telah datang, dia pun mulai memakan nasi yang telah dipesannya, setelah menelan beberapa sendok nasi dengan lauk daging dan tempe, abdi tiba-tiba meneteskan air mata, ia menangis, beruntung bagi kami karena keadaan di warung saat itu sedang sepi, saya mencoba bertanya kepadanya “kenapa mas kok menangis, apa ikannya terlalu pedas?” ia tak menjawab dan malah makin menangis, aku pun berfikir, tak mungkin jika seorang makan makanan yang terlalu pedas sampai menangis seperti ini. Tiba-tiba saja teman saya si fulan bertanya kepada abdi “kenapa abdi, apakah kamu telah mengerti apa yang terjadi pada makananmu?” saya kaget, memangnya apa yang terjadi pada makanan abdi fikirku dalam hati, abdi pun menjawab dengan nada pelan “ya, aku tak dapat meneruskan untuk memakan makanan ini, jelas sekali terlihat dan terdengar olehku suara tangis dari makanan ini ketika aku memakannya, sungguh berdosa jika aku teruskan memakannya”. kemudian si fulan tersenyum kepada abdi dan berkata “Apakah kamu tahu mengapa makanan itu menangis? mereka menangis karena mereka tak pernah lepas dari kegiatan memuji kepada penciptanya, Sang Khalik. Mereka diciptakan atas syafaat Muhammad, sedangkan orang yang memakannya lupa akan hal itu”. mendengar jawaban dari si fulan Abdi kembali meneteskan air matanya. Sungguh hari ini hari yang sangat berharga untukku dan seluruh teman-temanku, memang sudah sangat jelas tertulis dalam firman Allah. QS. Al Israa’ (17) : 44
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.


Tentang danyalmim

saya berjuang untuk menjadi manusia
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Apa yang Terjadi Pada Makanan

  1. sulaiman berkata:

    Memang demikian adanya oleh karenanya saya sebelum memakan makanan selalu berikirim fatiha kepada kanjeng Rosulullah dan bersalawat kepadanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s