PERCAKAPAN DENGAN TANAH

Dikisahkan terdapat seorang pemuda yang gagah dan tak terlihat ada wajah dusta di sosoknya, pemuda ini tinggal di sebuah negeri jauh di sana, kehidupannya berjalan normal seperti biyasanya. Suatu ketika ia hendak pergi ke tempat kerjanya dengan berjalan kaki, di tengah perjalanan ia bertemu dengan seorang tua yang meminta sedikit belas kasihan darinya, namun pemuda itu terlalu terburu-buru untuk menuju tempat kerjanya. Ada rasa menyesal ketika ia harus meninggalkan lelaki tua tersebut, ketika di tengah perjalanannya entah apa yang membuat pemuda ini tak melihat di depannya terdapat sebongkah batu yang menahan langkahnya sehingga pemuda tersebut jatuh tersungkur ke tanah, ketika ia hendak berusah bangkit tiba-tiba ia mendengar suara yang membuat tubuhnya tak bisa berrgerak, “Hai pemuda, sungguh berat dirimu”, pemuda tersebut merasa ketakutan dan bingung, ia menoleh ke sekeliling namun tak ada seorang pun di sekitarnya, “Siapa kau? jangan menakut-nakuti aku!” seru pemuda tersebut, suara itu menyahut kembali “Aku adalah tanah yang setiap hari kau injak untuk mencari harta, tahukah engkau bahwa aku merasa keberatan jika engkau yang menginjakku untuk berjalan?”, pemuda itu terdiam sejenak dan kemudian menjawab “Bukankah engkau diciptakan Tuhan memang untuk Manusia”, Tanah tersebut bersuara makin keras “Bahkan kau tidak mengetahui asal mula mengapa alam ini diciptakan, sungguh aku akan menuntutmu ketika di hari pembalasan kelak”, Pemuda tersebut mulai kebingungan “Lalu bagaimana caranya agar kau bisa ikhlas menopang tubuhku untuk berjalan?” Spontan saja tanah menjawab “Aku sungguh akan ikhlas menopang tubuhmu untuk berajalan jika engkau berjalan di muka bumi tanpa memikul dunia di pundakmu”.

Dunia adalah titipan semata, janganlah terlalu terbuai akan dunia yang fana ini. Ingatlah wahai seluruh bagian dari diriku, bahwa alam semesta ini ada karena Muhammad diciptakan sebelumnya.

Tentang danyalmim

saya berjuang untuk menjadi manusia
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke PERCAKAPAN DENGAN TANAH

  1. amel berkata:

    memang terkadang qt tak pernah berpkr sejauh itu tntag keadaan alam disekitar qt,,,,
    dan tdak sdkt dari qt yng hanya mamikirkan dri sndiri,
    dan bahkan melakukan kemaksiyatan tiada hentinya.sehingga bumi marah terhadap qt,,,,,,
    karna apa???????
    karna tidak peduli dengan alam
    jadi jangan heran bila ada kejadian2 alam yang sekarang menimpa negri qt
    seperti tsunami,tanah longsor,dll
    2 sdkt dari kjenuhan bumi skaligus peringatan dari allah bahwa tujuan kita hidup didunia hanya sementara dan ini adalah sebuah ujian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s