Separuh Tubuhku Terbakar Api Neraka

Salam Saudara..
Kisah ini mungkin bisa dibilang tidak masuk akal jika akal yang menterjemahkan, namun akan sangat nyata jika rahmat yang menjabarkan.

Dulu waktu kita di sekolah dasar, mungkin sebagian besar dari kita sering diberi suati pemahaman, bahwa kita pasti masuk surga tapi untuk melebur dosa kita, maka kita harus disiksa dulu di dalam neraka, pemahaman seperti itu menurut kami ya seperti suatu pernyataan yang membingungkan.

Jadi kira-kira seperti ini ceritanya. Ada seorang musafir atau bisa dibilang ia adalah seorang yang tengah mencari jalan menuju keabadian di akhirat sebut saja namanya fulan. Fulan adalah seorang remaja yang tengah menginjak dewasa, ia memulai pencariannya ketika ia masih berusia 13 tahun. Di usianya yang masih sangat belia mau tidak mau ia harus berteman dengan orang-orang yang usianya jauh di atasnya, dan sejak saat itu ia mulai tahu apa yang harus dikerjakan dan apa yang harus ia tinggalkan. Singkat cerita, pada usia 22thn, ia bertemu dengan seorang telah memecahkan semua misteri kehidupan, “tidak ada inisial untuk nama beliau”. Keduanya pun mulai bercengkrama dengan sangat asyik. seketika saja si fulan terdiam ketika Tuan itu memandang wajahnya dan bertanya kepada si fulan “fulan, apakah kapal yang kau kemudikan di jalurnya saat ini sudah pernah tenggelam sebelumnya?”, Fulan terdiam sejenak, kemudian muncul jawaban dari bibirnya “iya tuan, saya pernah sekali ingin berpaling dari pencarian panjang ini, saya terbuai dengan arus keduniawian, saat itulah kapal ini tenggelam di sapu gelombang”. Seketika itu pula Fulan diberi kewenangan untuk melihat bagaimana separuh dari tubuhnya yang saat ini tengah dibakar oleh api neraka. Fulan meneteskan air mata, Tuan itu berkata pada si fulan, “Perjalananmu akan berat wahai fulan, sekarang fikirkanlah bagaimana caranya dirimu tidak terbakar dan keluar dari tempat itu”.

Sebelum sampai pada tujuan, jangan pernah sekali-kali menoleh atau bahkan terbuai dengan hal-hal yang bukan merupakan tujuan, karena kesempatan tidak akan datang dua kali, kalaupun ada maka pasti akan terasa sangat berat untuk melangkah kembali.

Tentang danyalmim

saya berjuang untuk menjadi manusia
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Separuh Tubuhku Terbakar Api Neraka

  1. Kromoredjo berkata:

    dari tulisan ini anda menunjukan bahwa anda belum mengenal Alloh,
    sebaiknya anda belajar lagi lebih banyak, apa itu Islam
    dan dalam belajar jangan berguru pada buku dan internet
    bergurulah pada kyai atau guru pesantren, agar anda lebih luas dan terang hati anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s