Ada Apa Dengan Kucing??

Saudara setanah air dan sebangsa yang sedang berbahagia, pada kesempatan yang indah ini kami akan bercerita tentang salah satu hewan yang mungkin sering dan selalu anda temui setiap hari, Kucing, ya, hewan yang mempunyai tingkah lucu dan jinak ini merupakan salah satu hewan yang disayang oleh Rasulullah Muhammad SAW. Mengapa hewan ini sangat disayang? Ada cerita yang mengatakan bahwa ketika di zaman rasul kucing peliharaan beliau yang bernama mueeza ketika mendengar suara adzan ia akan mengeong seperti mengikuti suara adzan tersebut.

Dengan berdasar cerita pada zaman nabi tersebut kita pasti yakin, namun pada kehidupan masa kini tepatnya yang dialami oleh sahabat-sahabat kami, dengan nyata kami mengetahui apa alasan Rasul begitu menyayangi kucing. Suatu malam sahabat kami tengah berkumpul di sebuah bayang(semacam bangku dari bambu), kami bermusyawarah mengenai misteri kehidupan yang masih harus terpecahkan. Malam yang semakin larut suasanapun semakin sepi, hanya ada kami dan penjaga warung kopi yang tersisa malam itu, tiba-tiba saja udara di sekitar kami terasa panas, salah seorang sahabat berkata “akan ada serangan sihir” ya, sebagian dari kami merasakan hal yang sama, serangan sihir atau santet mungkin akan datang, tapi kami tahu apa yang harus kami lakukan, pasrah dan tetap memegang dzikir dan shalawat itu sudah cukup melindungi kami. Dari arah belakang tiba-tiba saja terdengar sura kucing yang sedang berlari begitu kencangnya menuju ke arah kami, seketika saja kucing itu seperti menangkap cahaya yang berwarna merah, kami semua yang berada di situ sungguh kaget akan kejadian itu, aku segera menghampiri kucing tersebut, aku angkat tubuhnya yang terkapar di tanah, namun kucing yang malang itu telah mati. Ya, kucing itu telah mengorbankan jiwanya untuk kami. Itulah alasan yang menguatkan bagi kami mengapa kucing sangat disayang oleh Rasul.

Iklan
Dipublikasi di Uncategorized | 4 Komentar

ILMUWAN ISLAM

701 (Meninggal) * Khalid Ibn Yazeed * Ilmuwan kimia
721-803 * Jabir Ibn Haiyan * Ilmuwan kimia (Seorang ilmuwan kimia muslim populer)
740 * Al-Asma’i * Ahli ilmu hewan, ahli tumbuh-tumbuhan, ahli pertanian
780 * Al-Khwarizmi (Algorizm) * Matematika (Aljabar, Kalkulus), Astronomi

Kitab al-Hayawan. Sebuah kitab berisi ensklopedia berbagai jenis binatang karya ahli ilmu hewan muslim al-Jahiz. Pada kitab ini al-Jahiz memaparkan berbagai macam teori, salah satunya mengenai interaksi antara hewan dengan lingkungannya.
——————————————————————————————————————————————————————-
776-868 * Amr Ibn Bahr al-Jahiz * Ahli ilmu hewan
787 * Al Balkhi, Ja’far Ibn Muhammad (Albumasar) * Astronomi
796 (Meninggal) * Al-Fazari, Ibrahim Ibn Habib * Astronomi
800 * Ibn Ishaq Al-Kindi (Alkindus) * Kedokteran, Filsafat, Fisika, Optik
815 * Al-Dinawari, Abu Hanifa Ahmed Ibn Dawud * Matematika, Sastra
816 * Al Balkhi * Ilmu Bumi (Geography)
836 * Thabit Ibn Qurrah (Thebit) * Astronomi, Mekanik, Geometri, Anatomi
838-870 * Ali Ibn Rabban Al-Tabari * Kedokteran, Matematika
852 * Al Battani Abu Abdillah * Matematika, Astronomi, Insinyur
857 * Ibn Masawaih You’hanna * Kedokteran
858-929 * Abu Abdullah Al Battani (Albategnius) * Astronomi, Matematika
860 * Al-Farghani, Abu al-Abbas (Al-Fraganus) * Astronomy, Tehnik Sipil
864-930 * Al-Razi (Rhazes) * Kedokteran, Ilmu Kedokteran Mata, Ilmu Kimia
973 (Meninggal) * Al-Kindi * Fisika, Optik, Ilmu Logam, Ilmu Kelautan, Filsafat
888 (Meninggal) * Abbas Ibn Firnas * Mekanika, Ilmu Planet, Kristal Semu
900 (Meninggal) * Abu Hamed Al-Ustrulabi * Astronomi
903-986 * Al-Sufi (Azophi) * Astronomi
908 * Thabit Ibn Qurrah * Kedokteran, Insinyur
912 (Meninggal) * Al-Tamimi Muhammad Ibn Amyal (Attmimi) * Ilmu Kimia
923 (Meninggal) * Al-Nirizi, AlFadl Ibn Ahmed (Altibrizi) * Matematika, Astronomi
930 * Ibn Miskawayh, Ahmed Abu Ali * Kedokteran, Ilmu Kimia
932 * Ahmed Al-Tabari * Kedokteran
934 * Al-Istakhr II * Ilmu Bumi (Peta Bumi)
936-1013 * Abu Al-Qosim Al-Zahravi (Albucasis) * Ilmu Bedah, Kedokteran
940-997 * Abu Wafa Muhammad Al-Buzjani * Matematika, Astronomi, Geometri
943 * Ibn Hawqal * Ilmu Bumi (Peta Dunia)
950 * Al Majrett’ti Abu al-Qosim * Astronomi, Ilmu Kimia, Matematika
958 (Meninggal) * Abul Hasan Ali al-Mas’udi * Ilmu Bumi, Sejarah
960 (Meninggal) * Ibn Wahshiyh, Abu Bakar * Ilmu Kimia, Ilmu Tumbuh-tumbuhan
965-1040 * Ibn Al-Haitham (Alhazen) * Fisika, Optik, Matematika
973-1048 * Abu Rayhan Al-Biruni * Astronomy, Matematika, Sejarah, Sastra
976 * Ibn Abil Ashath * Kedokteran
980-1037 * Ibn Sina (Avicenna) * Kedokteran, Filsafat, Matematika, Astronomi
983 * Ikhwan A-Safa (Assafa) * (Kelompok Ilmuwan Muslim)
1001 * Ibn Wardi * Ilmu Bumi (Peta Dunia)
1008 (Meninggal) * Ibn Yunus * Astronomy, Matematika.
1019 * Al-Hasib Alkarji * Matematika
1029-1087 * Al-Zarqali (Arzachel) * Matematika, Astronomi, Syair
1044 * Omar Al-Khayyam * Matematika, Astronomi, Penyair
1060 (Meninggal) * Ali Ibn Ridwan Abu Hassan Ali * Kedokteran
1077 * Ibn Abi Sadia Abul Qasim * Kedokteran
1090-1161 – Ibn Zuhr (Avenzoar) * Ilmu Bedah, Kedokteran
1095 – Ibn Bajah, Mohammed Ibn Yahya (Avenpace) * Astronomi, Kedokteran
1097 – Ibn Al-Baitar Diauddin (Bitar) * Ilmu Tumbuh-Tumbuhan, Kedokteran, Ilmu
1099 – Al-Idrisi (Dreses) * Ilmu Bumi (Geography), Ahli Ilmu Hewan, Peta Dunia (Peta Pertama)
1110-1185 – Ibn Tufayl, Abubacer Al-Qaysi * Filosofi, Kedokteran
1120 (Meninggal) – Al-Tuhra-ee, Al-Husain Ibn Ali *Ahli Kimia, Penyair
1128 – Ibn Rushd (Averroe’s) * Filosofi, Kedokteran, Astronomi
1135 – Ibn Maymun, Musa (Maimonides) * Kedokteran, Filosofi
1136 – 1206 – Al-Razaz Al-Jazari * Astronomi, Seni, Insinyur mekanik
1140 – Al-Badee Al-Ustralabi * Astronomi, Matematika
1155 (Meningal) – Abdel-al Rahman al Khazin *Astronomi
1162 – Al Baghdadi, Abdel-Lateef Muwaffaq * Kedokteran, Ahli Bumi (Geography)
1165 – Ibn A-Rumiyyah Abul’Abbas (Annabati) * Ahli Tumbuh-tumbuhan
1173 – Rasheed Al-Deen Al-Suri * Ahli Tumbuh-tumbuhan
1180 – Al-Samawal * Matematika
1184 – Al-Tifashi, Shihabud-Deen (Attifashi) *Ahli Logam, Ahli Batu-batuan
1201-1274 – Nasir Al-Din Al-Tusi * Astronomi, Non-Euclidean Geometri
1203 – Ibn Abi-Usaibi’ah, Muwaffaq Al-Din * Kedokteran
1204 (Meninggal) – Al-Bitruji (Alpetragius) * Astronomi
1213-1288 – Ibn Al-Nafis Damishqui * Astronomi
1236 – Kutb Aldeen Al-Shirazi * Astronomi, Ilmu Bumi (Geography)
1248 (Meninggal) * Ibn Al-Baitar * Farmasi, Ahli Tumbuh-tumbuhan (Botany)
1258 – Ibn Al-Banna (Al Murrakishi), Azdi * Kedokteran, Matematika
1262 – Abu al-Fath Abd al-Rahman al-Khazini * Fisika, Astronomi
1273-1331 – Al-Fida (Abdulfeda) * Astronomi, Ilmu Bumi (Geography)
1360 – Ibn Al-Shater Al Dimashqi * Astronomi, Matematika
1320 (Meninggal) – Al Farisi Kamalud-deen Abul-Hassan *Astronomy, Fisika
1341 (Meninggal) – Al Jildaki, Muhammad Ibn Aidamer * Ilmu Kimia
1351 – Ibn Al-Majdi, Abu Abbas Ibn Tanbugha * Matematika, Astronomi
1359 – Ibn Al-Magdi, Shihab Udden Ibn Tanbugha * Matematika, Astronomi
1375 (Meninggal) – Ibn al-Shatir * Astronomi
1393-1449 – Ulugh Beg * Astronomi
1424 – Ghiyath al-Din al Kashani * Analisis Numerikal, Perhitungan

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

GURU

“Laqad ja`akum rasulun min anfusikum”
yah, itu merupakan firman Allah yang artinya “telah datang rasul dari diri kalian sendiri”. Mungkin kalau kita hanya mengartikannya tentu saja kita tidak akan mendapat hikmah dari ayat tersebut, yang perlu digali adalah maknanya. Rasulullah SAW memang telah lama wafat, beliau adalah seorang utusan Allah untuk menyebarkan rahmat bagi seluruh jagad dari sebelum jagad diciptakan hingga alam keabadian. Banyak orang-orang yang menganggap bahwa setelah rasul wafat maka sudah terhenti sampai di situ saja, padahal syafaatnya tetap mengalir hingga hari akhir dan hari keabadian kepada orang-orang yang dikehendakiNya. Di dalam anfus atau diri setiap manusia telah diberi oleh Allah seberkas cahaya yaitu cahaya Muhammad, dari cahaya itulah kita dapat menggali tentang ilmu apapun, dari cahaya itulah kita dapat mengetahui awal dan akhirnya suatu kehidupan, dan dari cahaya itulah kita dapat melangkah. Jadi guru sejati telah ada dalam diri kita masing-masing yang sering disebut hati nurani. Bagaimana agar cahaya itu dapat menerangi kita, tantu saja kita harus selalu mengasah, mengasih, dan mengasuh dengan senantiasa memuji kepadaNya dimanapun, kapanpun, dan dalam keadaan apa saja. Semoga kita semua selalu dalam bimbingan Muhammad Rasulullah SAW. Amiin.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

MASTURBASI??

Salam untuk seluruh saudara di Nusantara, hari ini kami akan mengupas tentang topik yang selama ini mungkin masih menjadikan tanda tanya. Ada yang mengatakan boleh dan ada pula yang mengatakan tidak boleh atau haram. Ya, masturbasi adalah topiknya, mungkin sebagian dari anda tidak lagi asing dengan kata masturbasi.

Masturbasi, onani, atau rancap adalah perangsangan seksual yang sengaja dilakukan pada organ kelamin untuk memperoleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Perangsangan ini dapat dilakukan tanpa alat bantu ataupun menggunakan sesuatu objek atau alat, atau kombinasinya. Masturbasi merupakan suatu bentuk autoerotisisme yang paling umum, meskipun ia dapat pula dilakukan dengan bantuan pihak (orang) lain.

Ada sebagian ulama yang mengatakan haram dan sebagian boleh. Kalau menurut hukum di Al-Quran sudah sangat jelas bahwa masturbasi itu haram. Al-Mu’minuun:5-7, yang artinya: “Dan orang orang yang mememelihara kemaluannya kecuali terhadap istrinya atau hamba sahaya, Mereka yang demikian itu tak tercela. Tetapi barangsiapa mau selain yang demikian itu, maka mereka itu orang-orang yang melewati batas.” Nah di Al-Quran kan sudah jelas haram lha kok masih saja ditawar-tawar, ya memang seperti itulah sifat dari akal, selalu menyangkal sesuatu yang sudah mutlak. Manusia di dunia ini diperintahkan untuk mengendalikan hawa nafsu dalam bentuk apapun termasuk masturbasi, pengendalian hawa nafsu bukan hanya di bulan ramadhan saja tapi tentu saja setiap waktu. Kalau dilogika sudah jelas, mani itu sesuatu yang suci, jika kita dengan sengaja menyia-nyiakannnya tentu saja kita akan berdosa. Perbanyak Shalawat adalah jawaban yang tepat untuk permasalahan ini, dengan shalawat hati kita, akal kita, nafsu kita akan dapa terkendali.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PENYEBARAN ISLAM DI INDONESIA

Berbagai teori perihal masuknya Islam ke Indonesia terus muncul sampai saat ini. Fokus diskusi mengenai kedatangan Islam di Indonesia sejauh ini berkisar pada tiga tema utama, yakni tempat asal kedatangannya, para pembawanya, dan waktu kedatangannya. Mengenai tempat asal kedatangan Islam yang menyentuh Indonesia, di kalangan para sejarawan terdapat beberapa pendapat. Ahmad Mansur Suryanegara mengikhtisarkannya menjadi tiga teori besar. Pertama, teori Gujarat, India. Islam dipercayai datang dari wilayah Gujarat – India melalui peran para pedagang India muslim pada sekitar abad ke-13 M. Kedua, teori Makkah. Islam dipercaya tiba di Indonesia langsung dari Timur Tengah melalui jasa para pedagang Arab muslim sekitar abad ke-7 M. Ketiga, teori Persia. Islam tiba di Indonesia melalui peran para pedagang asal Persia yang dalam perjalanannya singgah ke Gujarat sebelum ke nusantara sekitar abad ke-13 M. Melalui Kesultanan Tidore yang juga menguasai Tanah Papua, sejak abad ke-17, jangkauan terjauh penyebaran Islam sudah mencapai Semenanjung Onin di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Kalau Ahli Sejarah Barat beranggapan bahwa Islam masuk di Indonesia mulai abad 13 adalah tidak benar, HAMKA berpendapat bahwa pada tahun 625 M sebuah naskah Tiongkok mengkabarkan bahwa menemukan kelompok bangsa Arab yang telah bermukim di pantai Barat Sumatra (Barus). Pada saat nanti wilayah Barus ini akan masuk ke wilayah kerajaan Srivijaya.

Pada tahun 674M semasa pemerintahan Khilafah Islam Utsman bi Affan, memerintahkan mengirimkan utusannya (Muawiyah bin Abu Sufyan) ke tanah Jawa yaitu ke Jepara (pada saat itu namanya Kalingga). Hasil kunjungan duta Islam ini adalah raja Jay Sima ptra ratu Sima dari Kalingga masuk Islam.

Pada tahun 718M raja Srivijaya Sri Indravarman setelah kerusuhan Kanton juga masuk Islam pada masa kholifah Umar bin Abdul Aziz (Dinasti Umayyah).

Sanggahan Teori Islam Masuk Indonesia abad 13 melalui Pedagang Gujarat

Teori Islam Masuk Indonesia abad 13 melalui pedagang Gujarat adalah tidaklah benar, apabila benar maka tentunya Islam yang akan berkembang kebanyakan di Indonesia adalah aliran Syiah karena Gujarat pada masa itu beraliran Syiah, akan tetapi kenyataan Islam di Indonesia didominasi Mashab Safi’i.

Sanggahan lain adalah bukti telah munculnya Islam di masa awal dengan bukti Tarikh Nisan Fatimah binti Maimun (1082M)di Gresik.

Dipublikasi di Uncategorized | 2 Komentar

TASBIH

Tasbih (bahasa Arab: تسبیح) adalah semacam kalung sebagai alat bantu untuk berdoa dalam agama Islam. Tasbih kemungkinan merupakan contoh rosario yang digunakan oleh kaum Kristen, terutama Katolik Roma. Di sisi lain tasbih sendiri kemungkinan besar berdasarkan Mala atau Ganitri yang digunakan oleh kaum Hindu dan Buddha.

Biasanya tasbih dibuat dari kayu, namun ada pula tasbih yang dibuah dari bji-biji zaitun. Umumnya sebuah tasbih terdiri dari 99 batu. Angka 99 ini melambangkan 99 Asma Allah. Namun ada pula tasbih yang terdiri dari 33 atau 11 batu-batuan. Pada kedua kasus terakhir ini, sang pengguna harus mengulangi lingkaran tiga atau sembilan kali. Meskipun begitu, ada pula tasbih yang terdiri dari 100 atau 1.000 batu.

Untuk umat islam, Tasbih seharusnya digunakan untuk media pengingat untuk mengingat Allah dan untuk bershalawat, apa tidak bisa jika tidak menggunakan tasbih? tentu saja bisa, tapi apakah seorang bayi dapat langsung berlari? kan perlu latihan dan proses. Jadi intinya tidak ada kesyirikan jika menggunakan tasbih, semua tergantung niat kita sendiri. “Asah terus dan arahkan mata pedang kita untuk berperang”

Dipublikasi di Uncategorized | 2 Komentar

SELAMAT IDUL ADHA BAGI YANG MERAYAKAN

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

IDUL ADHA

Idul Adha (di Republik Indonesia, Hari Raya Haji, bahasa Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.

Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.

Sebenarnya makna Idul Adha atau hari raya kurban jika digali lagi lebih dalam masih mempunyai makna yang jauh lebih penting. Nabi Ibrahim mendapat perintah untuk menyembelih Ismail yang saat itu masih kecil dan Nabi Ibrahim sangat menyayanginya, ingatlah bagian dari jiwaku, janganlah mencintai atau menyayangi sesuatu melebihi rasa sayang dan cinta kita kepada Allah SWT. Untuk menuju ke jalan Allah memang butuh pengorbanan, untuk mencapai kesempurnaan maka tidak ada satu pun duniawi yang akan menempel pada manusia. Cinta memang butuh pengorbanan dan kelak Allah pasti akan menggantinya, kebahagiaan yang abadi.

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PERCAKAPAN DENGAN TANAH

Dikisahkan terdapat seorang pemuda yang gagah dan tak terlihat ada wajah dusta di sosoknya, pemuda ini tinggal di sebuah negeri jauh di sana, kehidupannya berjalan normal seperti biyasanya. Suatu ketika ia hendak pergi ke tempat kerjanya dengan berjalan kaki, di tengah perjalanan ia bertemu dengan seorang tua yang meminta sedikit belas kasihan darinya, namun pemuda itu terlalu terburu-buru untuk menuju tempat kerjanya. Ada rasa menyesal ketika ia harus meninggalkan lelaki tua tersebut, ketika di tengah perjalanannya entah apa yang membuat pemuda ini tak melihat di depannya terdapat sebongkah batu yang menahan langkahnya sehingga pemuda tersebut jatuh tersungkur ke tanah, ketika ia hendak berusah bangkit tiba-tiba ia mendengar suara yang membuat tubuhnya tak bisa berrgerak, “Hai pemuda, sungguh berat dirimu”, pemuda tersebut merasa ketakutan dan bingung, ia menoleh ke sekeliling namun tak ada seorang pun di sekitarnya, “Siapa kau? jangan menakut-nakuti aku!” seru pemuda tersebut, suara itu menyahut kembali “Aku adalah tanah yang setiap hari kau injak untuk mencari harta, tahukah engkau bahwa aku merasa keberatan jika engkau yang menginjakku untuk berjalan?”, pemuda itu terdiam sejenak dan kemudian menjawab “Bukankah engkau diciptakan Tuhan memang untuk Manusia”, Tanah tersebut bersuara makin keras “Bahkan kau tidak mengetahui asal mula mengapa alam ini diciptakan, sungguh aku akan menuntutmu ketika di hari pembalasan kelak”, Pemuda tersebut mulai kebingungan “Lalu bagaimana caranya agar kau bisa ikhlas menopang tubuhku untuk berjalan?” Spontan saja tanah menjawab “Aku sungguh akan ikhlas menopang tubuhmu untuk berajalan jika engkau berjalan di muka bumi tanpa memikul dunia di pundakmu”.

Dunia adalah titipan semata, janganlah terlalu terbuai akan dunia yang fana ini. Ingatlah wahai seluruh bagian dari diriku, bahwa alam semesta ini ada karena Muhammad diciptakan sebelumnya.

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar

Apa yang Terjadi Pada Makanan

Salam sejahtera dan hangat untuk seluruh saudara di tanah air tercinta. Pada hari yang penuh dengan peperangan yang menakjubkan ini kami akan berbagi sedikit kisah pengalaman yang mungkin sedikit aneh namun ini benar-benar terjadi. Berikut kisahnya.

Seperti hari-hari biasanya di kota tempat kami berada aktifitas berjalan normal, teman-teman kami menjalankan aktifitas mereka masing-masing dan ketika jam kerja usai kami menyempatkan diri untuk berkumpul di sebuah warung kopi tempat byasa kami berkumpul untuk bermusyawarah. Setelah kami semua duduk di sebuah bangku, salah satu teman kami sebut saja namanya “si Abdi” memesan makanan kepada penjaga warung, “Cak, segoe siji” yang artinya bang saya pesan nasi satu, tak lama waktu berselang nasi pesanan abdi telah datang, dia pun mulai memakan nasi yang telah dipesannya, setelah menelan beberapa sendok nasi dengan lauk daging dan tempe, abdi tiba-tiba meneteskan air mata, ia menangis, beruntung bagi kami karena keadaan di warung saat itu sedang sepi, saya mencoba bertanya kepadanya “kenapa mas kok menangis, apa ikannya terlalu pedas?” ia tak menjawab dan malah makin menangis, aku pun berfikir, tak mungkin jika seorang makan makanan yang terlalu pedas sampai menangis seperti ini. Tiba-tiba saja teman saya si fulan bertanya kepada abdi “kenapa abdi, apakah kamu telah mengerti apa yang terjadi pada makananmu?” saya kaget, memangnya apa yang terjadi pada makanan abdi fikirku dalam hati, abdi pun menjawab dengan nada pelan “ya, aku tak dapat meneruskan untuk memakan makanan ini, jelas sekali terlihat dan terdengar olehku suara tangis dari makanan ini ketika aku memakannya, sungguh berdosa jika aku teruskan memakannya”. kemudian si fulan tersenyum kepada abdi dan berkata “Apakah kamu tahu mengapa makanan itu menangis? mereka menangis karena mereka tak pernah lepas dari kegiatan memuji kepada penciptanya, Sang Khalik. Mereka diciptakan atas syafaat Muhammad, sedangkan orang yang memakannya lupa akan hal itu”. mendengar jawaban dari si fulan Abdi kembali meneteskan air matanya. Sungguh hari ini hari yang sangat berharga untukku dan seluruh teman-temanku, memang sudah sangat jelas tertulis dalam firman Allah. QS. Al Israa’ (17) : 44
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.


Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar